Sobat blogger pernah dapat kupon hadiah di dalam bungkus makanan atau minuman saset atau semacamnya? Sekarang saya mau cerita tentang pengalaman saya tentang hadiah semacam itu.
Kemarin, teman saya, Haris, lagi buka-buka dompet. Pas lagi bongkar, dia melihat kupon hadiah mobil Grand Livina yang dia dapat sekitar sebulan yang lalu dari dalam bungkus kopi ABC Susu saset. Katanya selama ini lupa kalau ada kupon tersebut di dalamnya karena tidak pernah terlihat. Maklum, dompetnya masih lipat dua(dompet jadul.pen) sedangkan dia biasa buka lipatan paling luar saja.
Lalu dia tanya pada saya, “Ini kira-kira beneran gak?” Lalu saya lihat baik-baik. Memang bentuknya sangat meyakinkan. Kotak agak panjang ke samping, warna dominan merah dan kuning, bergambar kopi ABC saset lengkap beserta beberapa jenis hadiahnya dan ada nama beserta tanda tangan di bagian pojok kanan bawah lengkap dengan stempel dan contact person.
Tapi ada yang mengganjal di sana. Diantaranya adalah; stempel, tulisan “ASLI”, contact person yang menggunakan nomer rumah dan telepon seluler. Untuk apa ada stempel di sertakan di sana? Apalagi stempel kecil dan jelas sekali itu hanya berupa gambar. Lalu tulisan “ASLI” juga rasanya sangatlah tidak perlu. Dan contact person perusahaan besar seperti PT Santos Jaya Abadi(produsen Kopi ABC) juga harusnya nomer bebas pulsa.
Berawal dari kecurigaan tersebut, sesuai dengan kebiasaan saya, saya suruh si Haris browsing di Google. Wal hasil, setelah buka beberapa blog dan website resmi PT Santos Jaya Abadi, bisa dipastikan kupon yang dimiliki Haris sekarang adalah palsu. Pasalnya kupon hadiah yang asli berbentuk hologram warna emas pada bagian belakang bungkus(menyatu dengan bungkus kopi). Nomer layanan yang dipakai juga nomer bebas pulsa yang tertera di luar bungkus. Dan yang lebih parahnya lagi, promo hadiah tersebut sudah sudah ditutup pada akhir 2011 lalu. Ternyata sudah banyak yang kena tipu. Di antaranya sudah mengeluarkan sekitar tiga jeti yang alasannya buat balik nama BPKB. Mengetahui semua itu, terlihat raut kekecewaan di wajah Haris, tapi dia masih memaksakan diri untuk tertawa dan tersenyum. Ku hanya bisa terdiam(puitis. haha). Masih belum terima, dia terus membuka blog-blog lain yang berisi artikel serupa. Tapi hasilnya tetap sama dan justru memperkuat bukti kepalsuan kupon tersebut.
Menyadari yang dia pakai buat browsing adalah laptop saya, saya langsung bersiap-siap kalau sewaktu-waktu dia sontak membantingnya karena emosi. hehe.. Tapi tidak mungkin Haris melakukan KD3(Kekerasan Dalam Dunia Digital) seperti itu. Dan akhirnya dia mau menerima kenyataan. Tapi kuponnya tetap disimpan buat kenang-kenangan katanya. Kasian gan! :’(
Itu tadi pengalaman pendek saya tentang modus penipuan yang semakin canggih. Tapi kemudahan akses informasi seperti saat ini juga sangat memudahkan kita untuk perantisipasi. Saya sarankan ke Sobat Blogger untuk berhati-hati dan Googling dulu kalau nantinya mengalami kejadian serupa. Bacause Google is our hero. :D
Ini saya sertakan info juga dari kaskus. Klik di sini
















